Beranda BIDUAN Keterlaluan, Virus Corona Dijadikan Lagu Remix Dangdut Alvi Ananta!

Keterlaluan, Virus Corona Dijadikan Lagu Remix Dangdut Alvi Ananta!

281 Views
virus Corona dangdut Alvi Ananta
tangkapan layar video lagu Corona yang dinyanyikan Alvi Ananta lewat channel Samudra Record

Covid-19 yang dikenal sebagai virus Corona saat ini menjadi momok yang menakutkan di seantero dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melansir, Covid-19 sudah menyebabkan 2859 orang meninggal dunia, dan 83 ribu orang lebih orang terjangkit penyakit Corona di berbagai negara.

Hingga saat ini belum ada pasien di Indonesia yang menjadi korban penyakit misterius mirip pneumonia akibat virus corona.

Saat terjadi bencana akibat virus yang mematikan, tindakan tidak etis dilakukan oleh label musik dangdut ternama di Indonesia, Samudra Record.

Melalui channel YouTube mereka, pihak Samudra Record pada tanggal 27 Februari 2020 merilis single berjudul “Corona” yang dinyanyikan pedangdut Alvi Ananta.

Lagu remix dangdut “Corona” diciptakan oleh Miswan Samudra yang pernah membuat tembang hits buat Inul Daratista berjudul “Masa Lalu“.

Judul lagu “Corona” yang dinyanyikan Alvi Ananta merupakan akronim dari kata yang terlalu dipaksakan “Comunitas Rondo Merana”, yang artinya “Komunitas Janda Merana”.

Lirik lagu “Corona (Comunitas Rondo Merana)” sangat keterlaluan, menjadikan virus Corona yang telah menyebabkan ribuan orang tewas menjadi bahan untuk joget.

Inilah beberapa bait lirik lagu “Corona (Comunitas Rondo Merana)” yang kontroversial,

Corona, virus dari China
Comunitas Rondo Merana
Corona, merambah dunia
Komunitas janda yang membuat resah

Selain lirik dan judulnya yang kontroversial, lagu “Corona (Comunitas Rondo Merana)” yang dinyanyikan Alvi Ananta juga terindikasi mengambil notasi nada theme song kartun “Spongebob” berjudul Grass Skirt Chase yang diciptakan Sage Guyton and Jeremy Wakefield.

Netizen memberikan respon negatif kepada pihak Samudra Record yang secara tidak etis merilis single “Corona”. Jumlah unlike video “Corona” Alvi Ananta empat kali lebih banyak daripada penonton yang me-like.

Akun Damarhere berkomentar, “Many people in the world die by this virus. And u just dance it? Where ur emphaty?“.

Netizen bernama Liliek Julianti juga memberikan respon negatif, “Sadar mbak yang nyanyi, pencipta lagu dan semua yang berkontribusi di lagu ini, bayangin keluarga kalian terinfeksi virus corona terus kalian nyanyi ini didepan mereka.
Mikir dong ya Allah, memalukan.”

Sedangkan akun Kanjeng Sultan menuliskan,”Turut berdukacita atas rendahnya kualitas musik Indonesia ini yang memanfaatkan wabah virus Corona sebagai dompleng untuk ketenaran dan mencari keuntungan diri sendiri/kelompok.