Beranda BIDUAN Sah Berstatus Perempuan, Lucinta Luna Menangis Mau Menebus Dosa

Sah Berstatus Perempuan, Lucinta Luna Menangis Mau Menebus Dosa

0 Views
Lucinta Luna Menangis
Lucinta Luna Menangis Minta Maaf di Polres Jakarta Barat, Kamis (13/2/2020) [foto-PD]

Dalam rilis kasus terbaru di Polres Jakarta Barat, Kamis (13/2/2020), Lucinta Luna akhirnya berbicara kepada wartawan.

Dalam rilis kasus yang dihadiri oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Jakarta Barat, dan Kepala Unit II Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, dijelaskan pula status gender Lucinta Luna yang sempat dipertanyakan oleh berbagai pihak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, menjelaskan bahwa secara hukum status gender Lucinta Luna ditetapkan sebagai perempuan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada bulan Desember 2019.

Pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah menetapkan perubahan nama identitas terbaru Lucinta Luna dari MF (Mohamad Fatah) menjadi AP (Ayluna Putri).

BACA JUGA
Lucinta Luna Berhijab, Ria Ricis Kalah Cantik

Kombes Yusri Yunus juga mengutarakan, bahwa hasil lab dari pemeriksaan rambut Lucinta Luna akan diketahui dalam 3-4 hari mendatang.

Ayluna Putri alias Lucinta Luna menangis terisak saat diberikan kesempatan berbicara. Lucinta Luna mau menebus dosa dan meminta maaf kepada banyak pihak.

“Buat teman-teman media di sini. Saya pribadi di sini atas nama Ayluna Putri atau Lucinta Luna minta maaf kepada semua masyarakat.” ucap Lucinta Luna menangis sambil terisak.

Lucinta Luna menebus dosa
Lucinta Luna menangis mau menebus dosa [foto-PD]
“Saya melakukan kesalahan yang fatal, yang bisa merugikan diri saya sendiri. Saya juga mau permohonan maaf saya diterima oleh masyarakat, keluarga, teman-teman artis,” ujar Lucinta.

“Kalau bisa (orang lain) tidak mengikuti apa yang saya lakukan. Menjauhi narkoba.”

“Dan saya berterima kasih kepada bapak-bapak polisi Jakarta Barat yang sudah melakukan penangkapan kepada saya. Semoga saya bisa menebus dosa, dan saya menyesali apa yang saya lakukan.”

Editor     : Yos Mo