Beranda BIDUAN Megat Haikal Anak Legenda Musik Malaysia yang Gemilang di DA Asia 5

Megat Haikal Anak Legenda Musik Malaysia yang Gemilang di DA Asia 5

0 Views
Megat Haikal
Megat Haikal anak legenda musik Malaysia yang gemilang D'Academy Asia 5 [credit-Indosiar]

Megat Haikal salah satu peserta dari Malaysia yang patut diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat finalis Dangdut Academy Asia 5.

Megat mampu melewati babak 12 besar D’Academy Asia 5 dengan serangkaian performanya yang menganggumkan.

Dalam penampilan perdananya di Dangdut Academy Asia 5, Megat Haikal tampil menawan hingga mampu menjadi yang peserta yang meraih skor tertinggi di group 6 top 35.

Penyanyi muda asal Sungai Kapar Indah pemilik nama asli Ahmad Marzuki B Nordin tersebut dengan fasih membawakan tembang dangdut klasik “Sapu Tangan Merah” yang dipopulerkan pedangsut asal Madura, Yus Yunus.

Di babak top 30 DA Asia 5, komentator yang bertugas mengkritik penampilan Megat Haikal yang dianggap sombong terlalu pamer cengkok.

Megat kemudian memperbaiki performanya di babak top 25, dan sempat menggungguli skor Randa wakil Indonesia pada konser malam pertama.

Perjalanan Megat Haikal di Dangdut Academy Asia 5 berlanjut hingga melewati babak 12 besar, di mana dia mampu membuat peserta wakil tuan rumah Indonesia, Maria Calista, tersenggol.

Darah seni Haikal turun dari sang ayahanda Megat Nordin yang merupakan legenda musik Malaysia.

Megat Nordin penyanyi legendaris asal Kelantan yang sangat terkenal di Malaysia pada era 1980-an lewat lagu-lagunya seperti “Hati Berkene”, “Hidup Usia Remaja”, ” Tinggallah Kasih”.

Megat Nordin sekarang telah tiada, wafat pada tanggal 27 Oktober 2017.

Sepeninggal ayahnya, ibu dari Haikal berjualan laksa dengan harga untuk menghidupi seluruh keluarga.

Pada usia 15 tahun, Megat Haikal atas seijin ibunya pergi merantau ke Kuala Lumpur untuk membantu biaya pendidikan adik-adiknya.

Megat Haikal lantas melanjutkan kiprah ayahnya yang giat membawakan lagu tradisional dan lagu rakyat.

Selain bernyanyi, Haikal juga dapat memainkan beberapa alat musik tradisional seperti serunai.

Haikal pertama kali mengikuti kompetisi bernyanyi pada usia 10 tahun dalam ajang Idola Kecil musim keempat tahun 2011. Dia berhasil menempati peringkat ke-6.

Mencoba peruntungan dalam ajang pencarian bakat di negaranya, Megat Haikal berhasil menjadi juara ajang menyanyi Kemuncang Bintang Klasik 2019.

Selepas menjadi juara Kemuncang Bintang Klasik, Megat Haikal dikontrak pihak label Allkind Music Entertainment, dan kemudian merilis ulang lagu klasik “Derita Cinta”

Beberapa bulan kemudian, Haikal mengikuti audisi DA Asia 5, dan berhasil menjadi salah satu wakil Malaysia yang tampil di panggung Indosiar.

Dalam video yang diunggah oleh Zam Ryzam (finalis DA Asia 4) dalam pengumuman wakil Malaysia di D’Academy Asia 5, tampak Haikal dengan merdu menyanyikan lagu dangdut lawas “Kehilangan“.

Editor : Yos Mo