Beranda BIDUAN Skor Nirwana Bengkulu Tertinggi di Top 28 Grup 1, Burhan Tersenggol

Skor Nirwana Bengkulu Tertinggi di Top 28 Grup 1, Burhan Tersenggol

90 Views
Nirwana Bengkulu
Penampilan syahdu Nirwana Bengkuludi konser top 28 grup 1 LIDA 2019 [foto/ Yos Mo]

Skor Nirwana Bengkulu tertinggi di konser top 28 grup 1 LIDA 2019. Nirwana Bengkulu sukses meraih skor sebanyak 33,94 persen.

Nirwana tampil mengesankan menyanyikan lagu sedih berjudul ‘Derita’. Penjiwaan Nirwana saat bernyanyi membuat semua penonton menjadi terenyuh.

Performa Nirwana yang syahdu dan merdu membuat semua juri serta panel provinsi memberikan lampu dukungan. Persembahan Nirwana indah dan tulus sehingga Zaskia Gotik sangat menikmatinya.

Penampilan Nirwana sempurna dalam pandangan Inul Daratista. Nirwana menyanyi enak banget, suaranya bening, setiap kata dan not terasa banget.

Jumlah skor yang diraih Nirwana terpaut tipis dari Cut Zuhra duta Aceh yang tampil membawakan lagu ‘Hujan’. Cut berhasil meraih skor sebesar 33,63 persen.

LIHAT KEMBALI 
Video Penampilan Cut Aceh Banjir Dukungan di Konser Top 28 Grup 1

Sementara itu, Burhan duta Yogyakarta tersenggol karena hasil akhir skornya kecil sekali 13,85 persen. Burhan memang tak maksimal membawakan lagu ‘Viva Dangdut’.

Semua juri memencet tombol lampu merah tanda tak menyukai performa Burhan. Empat panel provinsi masih berbaik hati berikan lampu dukungan kepada Burhan.

Inul Daratista tidak dapat menikmati persembahan Burhan walau duta Yogykarta ini bersemangat untuk menampilkan yang terbaik. Perpindahan genre dalam lagu yang dinyanyikan Burhan tidak tepat.

Dewi Perssik berkomentar, lagu ini pada dasarnya untuk mengajak penonton bergoyang. Tetapi, groove dan power vokal Burhan kurang.

Di awal lagu Burhan terlihat mengambang dan lemas. Dewi Perssik menyarankan kepada Burhan untuk belajar lagi teknik memegang MIC.

Anton duta Kalimantan Utara skor akhirnya juga lumayan kecil. Anton hanya memperoleh skor 18,58 persen.

Anton membawakan lagu ‘Dahsyat’. Cuma tiga juri yang memencet tombol lampu biru. Empat panel provinsi juga memberikan lampu dukungan.

Cara bernyanyi Anton enak menurut penilaian Nassar. Kebiasaan mata melotot yang dilakukan Anton saat bernyanyi sudah berkurang. Tetapi di bagian coda ada not yang meleset.

Melly Goeslaw tidak setuju dengan komentar Nassar. Tidak ada sesuatu yang spesial dalam penampilan Anton.

Penghayatan biasa saja, pada bagian rock agak dipaksakan, artikulasi juga kurang bagus. Karena LIDA adalah kompetisi, performa Anton tidak bisa ditoleransi oleh Melly Goeslaw.

Pewarta : Yos Mo
Editor     : Yos Mo